8 planet di tata surya, dari yang terkecil hingga terjauh adalah delapan benda langit berukuran besar yang mengorbit Matahari — diklasifikasikan ulang secara resmi oleh International Astronomical Union (IAU) pada 2006, menggantikan sistem lama yang masih memasukkan Pluto sebagai planet.
Urutan 8 planet berdasarkan ukuran (terkecil ke terbesar) dan jarak dari Matahari (terdekat ke terjauh):
Urutan dari Terkecil ke Terbesar (diameter):
- Merkurius — diameter 4.879 km | planet terkecil di tata surya
- Mars — diameter 6.779 km | setengah ukuran Bumi
- Venus — diameter 12.104 km | hampir kembar Bumi
- Bumi — diameter 12.742 km | satu-satunya planet berpenghuni
- Neptunus — diameter 49.244 km | raksasa es terjauh
- Uranus — diameter 50.724 km | raksasa es dengan kemiringan unik
- Saturnus — diameter 116.460 km | planet bercincin ikonik
- Jupiter — diameter 139.820 km | planet terbesar di tata surya
Urutan dari Terdekat ke Terjauh (jarak dari Matahari):
- Merkurius → 2. Venus → 3. Bumi → 4. Mars → 5. Jupiter → 6. Saturnus → 7. Uranus → 8. Neptunus
Apa itu 8 Planet di Tata Surya?

8 planet di tata surya adalah benda langit yang memenuhi tiga kriteria IAU 2006: mengorbit Matahari, memiliki massa cukup untuk membentuk bentuk bola karena gravitasinya sendiri, dan telah “membersihkan” area orbit dari benda-benda langit lain — kriteria terakhir inilah yang menyebabkan Pluto turun status menjadi planet katai.
Sebelum 2006, tata surya diajarkan memiliki 9 planet dengan Pluto sebagai anggota. Keputusan IAU di Praha mengubah itu selamanya. Hingga April 2026, tidak ada perubahan resmi atas daftar ini meskipun perdebatan ilmiah tentang “Planet Nine” hipotetis masih berlangsung di jurnal-jurnal seperti The Astronomical Journal.
Delapan planet ini terbagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan komposisi fisik:
| Kelompok | Anggota | Ciri Khas | Jarak dari Matahari |
| Planet Terestrial (berbatu) | Merkurius, Venus, Bumi, Mars | Permukaan padat, ukuran kecil-sedang, kerapatan tinggi | 0,39 – 1,52 AU |
| Planet Jovian (gas/es) | Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus | Sebagian besar gas atau es, ukuran raksasa, banyak bulan | 5,2 – 30,07 AU |
1 AU (Astronomical Unit) = jarak rata-rata Bumi ke Matahari = 149,6 juta km.
Lihat juga artikel kami tentang fenomena parade 6 planet yang terlihat dari langit Indonesia untuk memahami bagaimana planet-planet ini terlihat secara nyata dari permukaan Bumi.
Key Takeaway: 8 planet tata surya dibagi menjadi terestrial (berbatu, dekat Matahari) dan jovian (raksasa gas/es, jauh dari Matahari) — pembagian ini mencerminkan bagaimana tata surya terbentuk 4,6 miliar tahun lalu dari cakram debu dan gas yang sama.
Profil Lengkap 8 Planet: dari Terkecil hingga Terjauh

8 planet di tata surya memiliki karakteristik fisik yang sangat berbeda satu sama lain — dari Merkurius yang nyaris tanpa atmosfer hingga Neptunus yang diselimuti badai abadi berkecepatan 2.100 km/jam.
1. Merkurius — Planet Terkecil Sekaligus Terdekat
Merkurius adalah planet terkecil di tata surya sekaligus yang paling dekat dengan Matahari, berjarak rata-rata hanya 57,9 juta km (0,39 AU). Dengan diameter 4.879 km — lebih kecil dari bulan Ganymede milik Jupiter — Merkurius menyelesaikan satu orbit Matahari hanya dalam 88 hari Bumi.
Fakta paling mengejutkan tentang Merkurius: meski paling dekat dengan Matahari, ia bukan planet terpanas. Tanpa atmosfer yang berarti, suhu permukaannya melonjak hingga 430°C di siang hari dan anjlok ke -180°C di malam hari — fluktuasi suhu tertinggi di antara semua planet, menurut NASA Planetary Science Division (2025).
Lihat juga Merkurius capai 430°C — fakta planet terkecil tata surya
| Parameter | Data Merkurius |
| Diameter | 4.879 km |
| Jarak dari Matahari | 57,9 juta km (0,39 AU) |
| Periode orbit | 88 hari Bumi |
| Periode rotasi | 58,6 hari Bumi |
| Jumlah bulan | 0 |
| Suhu permukaan | -180°C s/d +430°C |
2. Venus — Planet Terpanas dengan Atmosfer Neraka
Venus adalah planet kedua dari Matahari dan planet terpanas di tata surya — bukan Merkurius. Suhu permukaannya mencapai 465°C secara konstan, siang maupun malam, karena atmosfer CO₂-nya yang tebal menciptakan efek rumah kaca ekstrem. Tekanan atmosfer di permukaan Venus setara dengan kedalaman 900 meter di bawah laut Bumi, menurut ESA Venus Express Mission Report (2024).
Venus juga dikenal sebagai “kembaran jahat” Bumi: diameter 12.104 km vs Bumi 12.742 km — hanya beda 5%. Namun Venus berotasi sangat lambat (243 hari Bumi untuk satu rotasi) dan arahnya terbalik — matahari terbit dari barat dan terbenam di timur.
| Parameter | Data Venus |
| Diameter | 12.104 km |
| Jarak dari Matahari | 108,2 juta km (0,72 AU) |
| Periode orbit | 225 hari Bumi |
| Periode rotasi | 243 hari Bumi (retrograde) |
| Jumlah bulan | 0 |
| Suhu permukaan | ~465°C (konstan) |
3. Bumi — Satu-satunya Planet Berpenghuni yang Dikonfirmasi
Bumi adalah planet ketiga dari Matahari dan satu-satunya benda langit yang secara ilmiah terkonfirmasi memiliki kehidupan. Dengan diameter 12.742 km dan jarak 149,6 juta km dari Matahari (1 AU — definisi standar itu sendiri), Bumi berada di zona “Goldilocks” — tidak terlalu panas, tidak terlalu dingin.
Bumi memiliki 1 bulan alami (Luna), atmosfer nitrogen-oksigen yang mendukung kehidupan, dan satu-satunya planet dengan lempeng tektonik aktif di seluruh permukaannya menurut Geological Society of America (2025).
| Parameter | Data Bumi |
| Diameter | 12.742 km |
| Jarak dari Matahari | 149,6 juta km (1 AU) |
| Periode orbit | 365,25 hari |
| Periode rotasi | 23 jam 56 menit |
| Jumlah bulan | 1 |
| Suhu rata-rata | +15°C |
4. Mars — Planet Merah dengan Gunung Tertinggi di Tata Surya
Mars adalah planet keempat dari Matahari dan objek eksplorasi paling aktif di era modern. Dengan diameter 6.779 km — sekitar setengah Bumi — Mars menyimpan Olympus Mons, gunung berapi terbesar di seluruh tata surya: tingginya 21,9 km, hampir tiga kali Everest, menurut data HiRISE/MRO NASA (2025).
Per April 2026, Mars didiami oleh tiga rover aktif: Perseverance (NASA), Curiosity (NASA), dan Zhurong (CNSA) — menjadikannya planet dengan kehadiran robot terbanyak selain Bumi.
Lihat juga Mars sebagai rumah masa depan manusia — antara mimpi, sains, dan realita
| Parameter | Data Mars |
| Diameter | 6.779 km |
| Jarak dari Matahari | 227,9 juta km (1,52 AU) |
| Periode orbit | 687 hari Bumi |
| Periode rotasi | 24 jam 37 menit |
| Jumlah bulan | 2 (Phobos & Deimos) |
| Suhu rata-rata | -60°C |
5. Jupiter — Planet Terbesar dengan Badai 190 Tahun

Jupiter adalah planet terbesar di tata surya — diameternya 139.820 km, lebih dari 11 kali diameter Bumi. Jika Jupiter adalah bola basket, Bumi hanya sebesar koin. Planet kelima dari Matahari ini adalah raksasa gas yang sebagian besar tersusun dari hidrogen dan helium.
Ciri paling ikonik Jupiter adalah Great Red Spot (GRS) — badai antisiklon yang telah berputar lebih dari 190 tahun tanpa henti. Jupiter juga memiliki 95 bulan resmi (per IAU 2023), dengan Ganymede sebagai bulan terbesar di tata surya — bahkan lebih besar dari Merkurius.
Lihat juga Badai Jupiter Great Red Spot yang tak pernah berhenti
| Parameter | Data Jupiter |
| Diameter | 139.820 km |
| Jarak dari Matahari | 778,5 juta km (5,2 AU) |
| Periode orbit | 11,9 tahun Bumi |
| Periode rotasi | 9 jam 56 menit (tercepat) |
| Jumlah bulan | 95 (resmi IAU) |
| Suhu awan teratas | -145°C |
6. Saturnus — Planet Bercincin Paling Ikonik
Saturnus adalah planet keenam dari Matahari dan dikenal hampir universal karena sistem cincinnya yang spektakuler. Cincin Saturnus tersusun dari miliaran partikel es dan batuan — dari ukuran butir pasir hingga sebesar rumah. Meski terlihat masif dari luar, total massa cincin Saturnus hanya sekitar 1/3 massa bulan Mimas, menurut data Cassini Mission NASA (2017, diperbarui 2024).
Saturnus adalah planet paling “ringan” di tata surya: kerapatannya hanya 0,687 g/cm³ — lebih rendah dari air, artinya Saturnus secara teori akan mengapung jika ada samudra yang cukup besar.
| Parameter | Data Saturnus |
| Diameter | 116.460 km |
| Jarak dari Matahari | 1,43 miliar km (9,58 AU) |
| Periode orbit | 29,5 tahun Bumi |
| Periode rotasi | 10 jam 33 menit |
| Jumlah bulan | 146 (terbanyak di tata surya) |
| Kerapatan | 0,687 g/cm³ |
7. Uranus — Raksasa Es yang Berotasi Miring 98°
Uranus adalah planet ketujuh dari Matahari dan salah satu “raksasa es” bersama Neptunus. Yang membuat Uranus unik: sumbu rotasinya miring 97,77° terhadap bidang orbitnya — berarti Uranus pada dasarnya berputar “miring ke samping”. Satu kutub menghadap Matahari selama 42 tahun, lalu kutub lain menghadap Matahari selama 42 tahun berikutnya.
Uranus memiliki suhu minimum -224°C di troposfernya — lebih dingin dari Neptunus meskipun lebih dekat ke Matahari. Para ilmuwan NASA Uranus Orbiter and Probe (prioritas misi dekade 2023–2032 menurut Decadal Survey) menduga ada sesuatu yang “menyerap” panas di interior Uranus.
| Parameter | Data Uranus |
| Diameter | 50.724 km |
| Jarak dari Matahari | 2,87 miliar km (19,2 AU) |
| Periode orbit | 84 tahun Bumi |
| Periode rotasi | 17 jam 14 menit |
| Jumlah bulan | 28 |
| Suhu minimum | -224°C |
8. Neptunus — Planet Terjauh dengan Badai Tercepat
Neptunus adalah planet terjauh dari Matahari — berjarak rata-rata 4,5 miliar km (30,07 AU). Cahaya Matahari membutuhkan 4 jam untuk mencapai Neptunus, dibandingkan hanya 8 menit untuk mencapai Bumi. Meski terjauh, Neptunus memiliki angin tercepat di tata surya: 2.100 km/jam, hampir tiga kali kecepatan suara di Bumi, menurut Voyager 2 flyby data (NASA, diperbarui 2024).
Neptunus ditemukan pada 1846 — bukan melalui teleskop terlebih dahulu, melainkan melalui prediksi matematika oleh Le Verrier dan Adams berdasarkan gangguan orbit Uranus. Ini menjadikannya satu-satunya planet yang “ditemukan di atas kertas” sebelum dikonfirmasi secara observasi.
| Parameter | Data Neptunus |
| Diameter | 49.244 km |
| Jarak dari Matahari | 4,5 miliar km (30,07 AU) |
| Periode orbit | 165 tahun Bumi |
| Periode rotasi | 16 jam 6 menit |
| Jumlah bulan | 16 |
| Kecepatan angin maks | 2.100 km/jam |
Perbandingan Lengkap 8 Planet Tata Surya 2026

Memahami 8 planet secara komparatif jauh lebih efektif daripada menghafalnya satu per satu. Tabel berikut menyusun data resmi NASA Planetary Fact Sheet (2025) dalam satu tampilan:
| Planet | Urutan (Matahari) | Diameter (km) | Jarak Matahari (AU) | Periode Orbit | Jumlah Bulan | Suhu Rata-rata |
| Merkurius | 1 | 4.879 | 0,39 | 88 hari | 0 | +167°C (rata-rata) |
| Venus | 2 | 12.104 | 0,72 | 225 hari | 0 | +465°C |
| Bumi | 3 | 12.742 | 1,00 | 365 hari | 1 | +15°C |
| Mars | 4 | 6.779 | 1,52 | 687 hari | 2 | -60°C |
| Jupiter | 5 | 139.820 | 5,20 | 11,9 tahun | 95 | -145°C |
| Saturnus | 6 | 116.460 | 9,58 | 29,5 tahun | 146 | -178°C |
| Uranus | 7 | 50.724 | 19,2 | 84 tahun | 28 | -224°C |
| Neptunus | 8 | 49.244 | 30,07 | 165 tahun | 16 | -218°C |
Sumber: NASA Planetary Fact Sheet (2025), IAU 2023 moon count update. Diverifikasi: 14 April 2026.
Key Takeaway: Semakin jauh planet dari Matahari, semakin dingin suhunya — kecuali Venus yang lebih panas dari Merkurius berkat efek rumah kaca ekstrem. Saturnus memiliki bulan terbanyak (146), Jupiter terbesar, dan Merkurius terkecil.
Cara Memahami Skala 8 Planet Tata Surya
Skala tata surya sering kali sulit dibayangkan karena angkanya terlalu besar untuk dirasakan secara intuitif. Cara paling efektif adalah dengan analogi proporsional: jika Matahari berukuran seperti bola basket standar (diameter 24 cm), maka:
| Planet | Ukuran dalam Analogi | Jarak dari “Matahari” |
| Merkurius | Kepala jarum (~0,9 mm) | ~10 meter |
| Venus | Biji lada (~2,2 mm) | ~19 meter |
| Bumi | Biji lada (~2,3 mm) | ~26 meter |
| Mars | Biji wijen (~1,2 mm) | ~40 meter |
| Jupiter | Kelereng besar (~2,5 cm) | ~135 meter |
| Saturnus | Kelereng sedang (~2,1 cm) | ~248 meter |
| Uranus | Koin Rp100 (~9 mm) | ~499 meter |
| Neptunus | Koin Rp100 (~9 mm) | ~780 meter |
Dalam analogi ini, jarak Bumi ke Neptunus setara dengan berjalan hampir 1 kilometer dari bola basket yang mewakili Matahari. Inilah mengapa wahana antariksa membutuhkan 12 tahun untuk mencapai Neptunus (Voyager 2, diluncurkan 1977, tiba 1989).
Key Takeaway: Tata surya didominasi oleh ruang kosong. Seluruh massa planet jika digabung hanya sekitar 0,14% massa Matahari — Jupiter saja menyumbang lebih dari 70% total massa seluruh planet.
Data Nyata: 8 Planet di Tata Surya dalam Angka (Studi NASA + IAU)
Berikut data komparatif kuantitatif yang paling sering dicari dan paling sering disalahpahami tentang 8 planet tata surya:
Data: NASA Planetary Science Division + IAU Minor Planet Center, periode 2024–2025, diverifikasi 14 April 2026.
| Rekor / Fakta | Planet | Nilai | Sumber |
| Terkecil (diameter) | Merkurius | 4.879 km | NASA PFS 2025 |
| Terbesar (diameter) | Jupiter | 139.820 km | NASA PFS 2025 |
| Terdekat dari Matahari | Merkurius | 0,39 AU | NASA PFS 2025 |
| Terjauh dari Matahari | Neptunus | 30,07 AU | NASA PFS 2025 |
| Terpanas | Venus | +465°C | ESA 2024 |
| Terdingin | Uranus | -224°C (troposfer) | NASA 2024 |
| Rotasi Tercepat | Jupiter | 9 jam 56 menit | NASA PFS 2025 |
| Rotasi Terlambat | Venus | 243 hari Bumi | NASA PFS 2025 |
| Bulan Terbanyak | Saturnus | 146 bulan | IAU 2023 |
| Tanpa Bulan | Merkurius & Venus | 0 | NASA PFS 2025 |
| Angin Tercepat | Neptunus | 2.100 km/jam | Voyager 2 / NASA |
| Badai Tertua | Jupiter | GRS >190 tahun | NASA / JPL |
| Kemiringan Sumbu Unik | Uranus | 97,77° | NASA PFS 2025 |
| Planet “Mengapung” | Saturnus | Densitas 0,687 g/cm³ | NASA PFS 2025 |
FAQ
Apa perbedaan planet dan planet katai di tata surya?
Planet memenuhi tiga kriteria IAU: mengorbit Matahari, berbentuk bola karena gravitasinya sendiri, dan telah membersihkan jalur orbitnya dari benda lain. Planet katai seperti Pluto memenuhi dua kriteria pertama tetapi gagal di kriteria ketiga — Pluto berbagi orbitnya dengan banyak objek lain di Sabuk Kuiper.
Mengapa Venus lebih panas dari Merkurius padahal Merkurius lebih dekat ke Matahari?
Merkurius tidak memiliki atmosfer, sehingga panas Matahari tidak tertahan. Venus memiliki atmosfer CO₂ sangat tebal (90 kali tekanan atmosfer Bumi) yang menciptakan efek rumah kaca ekstrem — panas masuk tetapi tidak bisa keluar, mendorong suhu hingga 465°C secara konsisten.
Planet mana yang paling mungkin memiliki kehidupan selain Bumi?
Mars dan bulan-bulan Jupiter serta Saturnus menjadi kandidat utama. Europa (bulan Jupiter) dan Enceladus (bulan Saturnus) memiliki samudra air cair di bawah lapisan es — lingkungan yang secara teoritis dapat mendukung mikroorganisme, menurut NASA Astrobiology Program (2025).
Berapa lama perjalanan dari Bumi ke setiap planet?
Dengan teknologi roket saat ini (kecepatan ~40.000 km/jam): Mars ±7 bulan, Jupiter ±2–6 tahun, Saturnus ±3–7 tahun, Uranus ±8–14 tahun, Neptunus ±12 tahun. Angka ini bervariasi tergantung posisi planet dalam orbitnya saat peluncuran.
Apakah jumlah planet bisa berubah lagi di masa depan?
Ya. “Planet Nine” — planet hipotetis di luar orbit Neptunus — masih diperdebatkan. Jika ditemukan dan memenuhi kriteria IAU, jumlah planet resmi bisa menjadi 9 kembali. Sebaliknya, revisi kriteria IAU juga bisa mengubah jumlah. Komunitas ilmiah aktif membahas ini per 2026.
Apa itu sabuk asteroid dan bagaimana posisinya di antara 8 planet?
Referensi
- NASA Planetary Fact Sheet (2025) — diakses 14 April 2026
- IAU Resolution B5: Definition of a Planet in the Solar System (2006) — diakses 14 April 2026
- IAU Minor Planet Center: Moon Count Update (2023) — diakses 14 April 2026
- ESA Venus Express Mission: Atmospheric Data Report (2024) — diakses 14 April 2026
- NASA JPL Horizons System: Orbital Elements Database (2025) — diakses 14 April 2026
- National Academies: Origins, Worlds, and Life: A Decadal Strategy for Planetary Science and Astrobiology 2023–2032 — diakses 14 April 2026
- Voyager 2 Neptune Flyby Data — NASA/JPL (1989, diperbarui 2024) — diakses 14 April 2026
