Ucebidmaster: a blog about Astronomy.
-

Galaksi Canis Major Dwarf: Misteri Kandidat Galaksi Terdekat Bima Sakti yang Masih Diperdebatkan
ucebidmaster – Pada 2003, sekelompok astronom mengumumkan penemuan sesuatu yang menarik di arah rasi bintang Canis Major. Mereka menemukan konsentrasi bintang yang tidak biasa melalui pengamatan inframerah, tersembunyi di kawasan langit yang dipenuhi bintang dan debu dari Galaksi Bima Sakti. Temuan tersebut memunculkan sebuah kemungkinan besar. Bagaimana jika kumpulan bintang itu sebenarnya merupakan sisa galaksi…
-

Wormhole: Misteri Lubang Cacing yang Diduga Bisa Menghubungkan Ruang dan Waktu
ucebidmaster – Alam semesta menyimpan jarak yang sulit dipahami oleh manusia. Cahaya yang bergerak dengan kecepatan sekitar 300.000 kilometer per detik saja membutuhkan lebih dari empat tahun untuk mencapai Bumi dari Proxima Centauri, bintang terdekat dengan Matahari. Sementara itu, perjalanan menuju galaksi lain dapat melibatkan jarak jutaan hingga miliaran tahun cahaya. Dengan teknologi antariksa yang…
-

Hujan Meteor Draconid 2026: Bisa Dilihat dari Indonesia?
ucebidmaster – Oktober 2026 punya alasan tambahan untuk sesekali mematikan layar ponsel dan melihat ke langit. Hujan Meteor Draconid 2026 sedang aktif dan mencapai periode terbaiknya sekitar 8–9 Oktober 2026. Namanya memang terdengar dramatis. Draconid berasal dari kata Draco, sang naga, karena titik radian atau area langit tempat meteor-meteor ini seolah berasal berada di rasi…
-

Wajib Lihat Saturnus Terang dan Hujan Meteor Draconid Puncak 8 Oktober
Ringkasan: Saturnus baru melewati oposisi pada 4 Oktober 2026 dan masih sangat terang sepanjang malam. Dua hari kemudian, hujan meteor Draconid memuncak di bawah langit hampir tanpa Bulan. Kabar kurang enaknya: dari Indonesia, radian Draconid rendah di langit utara, jadi target realistisnya hanya beberapa meteor per jam. Kalau kamu hanya punya satu malam luang pekan…
-

Bumi Akhirnya Terima Sinyal, Apakah Berasal dari Alien?
“Untuk pertama kalinya, manusia mungkin tidak hanya melihat sebuah planet di luar Tata Surya, tetapi juga menangkap ‘suara’ radio yang dapat ditelusuri langsung dari dunia tersebut.” ucebidmaster – Bayangkan sebuah planet raksasa berada sekitar 63 tahun cahaya dari Bumi, mengorbit bintang yang sama sekali berbeda dari Matahari. Dari dunia yang incredibly far away tersebut, gelombang…
-

Ekuinoks September Segera Tiba, Siang dan Malam Sama Panjang
Ringkasan: Ekuinoks September 2026 jatuh pada 23 September sekitar pukul 07.05 WIB, dua hari dari sekarang. Siang dan malam hampir sama panjang, tetapi tidak persis 12 jam. Hitungan redaksi kami untuk tujuh kota di Indonesia menunjukkan siang berdurasi sekitar 12 jam 7 menit di semua lintang. Dua hari lagi, Matahari melintasi garis khatulistiwa langit. Momen…
-

Epsilon-Perseid 5-21 September 2026: Bukan Perseid Agustus, Ini Jadwal Lengkapnya
Ringkasan: Hujan meteor September Epsilon-Perseid aktif 5-21 September 2026, dengan puncak pada 9 September bertepatan hampir persis dengan bulan baru. Berbeda dari Perseid Agustus yang jauh lebih ramai, shower ini adalah shower minor dengan ZHR sekitar 5-8 meteor per jam, tapi kondisi langit gelap membuatnya tetap layak ditonton pengamat di Indonesia. Apa Itu Hujan Meteor…
-

Jepang Bidik Phobos, Misi MMX Siap Bawa Pulang Sampel Bulan Mars
“Misi MMX bukan sekadar perjalanan menuju bulan Mars, tetapi upaya membawa pulang potongan sejarah Tata Surya untuk dipelajari langsung di Bumi.” ucebidmaster – Jepang kembali menunjukkan bahwa ambisinya di dunia eksplorasi antariksa masih jauh dari selesai. Setelah mencatat sejarah lewat misi Hayabusa dan Hayabusa2 yang berhasil membawa sampel asteroid kembali ke Bumi, Japan Aerospace Exploration…
-

Hujan Meteor Kappa Cygnid Ternyata Puncak 18 Agustus, Ini Faktanya
Ringkasan: Hujan meteor Kappa Cygnid mencapai puncak pada malam 17 ke 18 Agustus 2026, menurut International Meteor Organization (IMO). Rasnya hanya sekitar 3 meteor per jam, tapi shower ini dikenal karena meteor yang lambat dan sesekali memunculkan fireball terang. Apa itu Hujan Meteor Kappa Cygnid? Kappa Cygnid adalah hujan meteor minor yang radiant-nya berada di…
-

Bulan Terus Menjauh dari Bumi, Apa Dampaknya bagi Kehidupan Manusia?
Bulan terus menjauh dari Bumi sekitar 3,8 cm per tahun. Apa dampaknya bagi panjang hari, pasang surut, iklim, dan masa depan planet kita? ucebidmaster – Bulan yang terlihat menggantung tenang di langit sebenarnya tidak berada pada posisi yang benar-benar tetap. Satelit alami Bumi tersebut perlahan terus menjauh dari planet kita, dengan laju rata-rata sekitar 3,8…
Don’t Miss New Post!